Pasca Serangan Harimau di Teluk Lanus, Kapolsek Sungai Apit: Area Habitat Satwa Wajib Berkelompok

JAKARTA POST 86

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:10 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IPTU Adifian imbau pekerja jangan beraktivitas sendirian malam hari dan pastikan penerangan cukup.

SIAK, – Peristiwa serangan harimau sumatra terhadap seorang pekerja di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, pada Selasa (21/7/2026) malam menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Kapolsek Sungai Apit IPTU Adifian Ikhsan, S.H., mengimbau seluruh masyarakat dan pekerja yang beraktivitas di kawasan hutan maupun area yang berbatasan langsung dengan habitat satwa liar untuk selalu beraktivitas secara berkelompok dan mengutamakan keselamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Singkat Kejadian

Berdasarkan keterangan Kapolsek, korban bernama Harianto diserang saat keluar dari camp seorang diri untuk buang air di tepian kanal sekitar pukul 19.30 WIB.

Teriakan minta tolong korban kemudian didengar oleh dua rekan kerjanya, Rakha dan Herman. Karena lokasi gelap, Herman sigap naik ke alat berat dan menyalakan lampu penerangan.

Sorotan lampu yang terang diduga membuat harimau melepaskan gigitannya dan melarikan diri ke hutan.

Korban kemudian dievakuasi ke Pustu Teluk Lanus untuk penanganan awal, lalu dirujuk ke RSUD Tengku Rafian Siak.

“Kesigapan rekan korban sangat membantu proses penyelamatan. Ini pelajaran penting bagi kita semua,” ujar IPTU Adifian.

Imbauan Kapolsek Pasca Kejadian

IPTU Adifian menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi siapa saja yang bekerja di area rawan satwa liar.

“Kami mengimbau kepada seluruh pekerja untuk tidak beraktivitas seorang diri, terutama pada malam hari. Pastikan lokasi kerja memiliki penerangan yang memadai,” kata IPTU Adifian.

Selain itu, ia juga meminta agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat memancing agresivitas satwa liar.

“Apabila melihat atau menemukan keberadaan satwa liar, jangan didekati. Segera menjauh dan laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sesuai prosedur,” tegasnya.

Kapolsek juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan perusahaan, pemerintah desa, dan BKSDA untuk meningkatkan langkah pencegahan seperti pemasangan penerangan, sosialisasi, dan patroli di titik-titik rawan.

“Kejadian ini harus jadi pengingat. Area habitat satwa wajib hukumnya untuk beraktivitas berkelompok demi keselamatan bersama,” tutup IPTU Adifian.

Sumber: Humas Polres Siak
Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Diduga Ada Intervensi Oknum Brigjen, Polisi Dinilai Tak Berani Memeriksa Mamak Maling Terlapor Kasus Dugaan Penipuan dan Fitnah
Konflik Tiket Jatah Wartawan Warnai Laga Persib Bandung di Piala Presiden 2026
Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Mengukutuk Tindakan Brutal terhadap Jurnalis di Siak, Desak Kepolisian Tangkap Pelakunya
Perkuat Komitmen Berantas Narkotika, Kalapas Binjai Hadiri Puncak Peringatan HANI 2026 Secara Daring
118 Hektare Mangrove di Pasir Limau Kapas Rusak, Kapolda Riau Tangkap 2 Pelaku Pakai Excavator
Kapolda Riau, Bupati Rohil dan Kejaksaan Sidak Lokasi Perusakan Mangrove di Rokan Hilir
Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Riau Meriah, Hiburan, Stand Up Comedy hingga Doorprize Warnai Acara
Pakai Tanjak, Irjen Darinto, Kapolda Riau dan Wakapolda Tanam Pohon Gaharu di Mapolda

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:05 WIB

FPII Tantang Presiden Prabowo Buka-Bukaan : Siapa dan Jurnalis Mana yang Beliau Maksud Penghianat Bangsa dan Antek Asing!!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:00 WIB

Kritik Keras PW GP Al Washliyah : Mengapa Eks Jampidsus Tidak Diborgol dan Tidak Memakai Rompi Tahanan?

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:38 WIB

Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah DKI Beri Apresiasi Tinggi

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:19 WIB

Safrizal ZA Dorong Enam Kota Indonesia Jadi Penggerak Smart City ASEAN

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:51 WIB

Horor Antrian BBM Sudah Terjadi Dimana Mana Menjadi Dilema Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 20:36 WIB

Tidak Lazim Kuasa Hukum Tersangka Korupsi Dapat Panggung Khusus di Kejagung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:38 WIB

Apresiasi Ibu Titiek Soeharto kepada Menteri Imipas Agus Andrianto Bukti Kepemimpinan yang Berorientasi pada Hasil

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:31 WIB

Puji Dasco Ahmad, Piawai Bangun Dialog Demokratis dan Jaga Kepercayaan Publik

Berita Terbaru