Hamdin, Ketua Umum Garda Muda Revolusioner (GMR): Program Makan Bergizi Gratis Harus Tetap Berjalan dengan Tata Kelola yang Baik

JAKARTA POST 86

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:57 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Umum Garda Muda Revolusioner (GMR), Hamdin, menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu kebijakan strategis yang memiliki dampak sosial dan ekonomi yang luas bagi masyarakat Indonesia.

Menurut Hamdin, Program MBG tidak hanya berkontribusi pada upaya peningkatan pemenuhan gizi bagi anak-anak, tetapi juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian masyarakat. Program ini membuka peluang kerja dan usaha bagi berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, petani, nelayan, hingga tenaga pengolah makanan dan distribusi.

“Program Makan Bergizi Gratis harus tetap dijalankan karena memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Selain mendukung peningkatan kualitas gizi, program ini juga menjadi ruang terciptanya lapangan kerja, khususnya bagi para ibu yang terlibat dalam proses penyediaan, pengolahan, dan distribusi makanan. Ini merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi keluarga yang patut dijaga dan diperkuat,” ujar Hamdin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Hamdin menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG sangat bergantung pada penerapan tata kelola yang baik (good governance). Ia menilai pelaksanaan program harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, profesionalisme, serta pengawasan yang efektif agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

“GMR berpandangan bahwa setiap program strategis nasional harus dilaksanakan dengan tata kelola yang baik. Pengelolaan anggaran yang transparan, pengawasan yang kuat, standar keamanan pangan yang terjaga, serta pelibatan masyarakat secara bertanggung jawab merupakan faktor penting untuk memastikan Program MBG berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang maksimal,” lanjutnya.

Hamdin juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, organisasi masyarakat, maupun masyarakat sipil, untuk bersama-sama mendukung implementasi Program MBG melalui kolaborasi yang konstruktif dan pengawasan yang objektif.

Garda Muda Revolusioner (GMR) meyakini bahwa kebijakan publik yang dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan sosial, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!
Ketika Kreativitas Bertemu Kemerdekaan, Lapas Binjai Hadirkan Kreasi Tumpeng
Prof. Dr. Sutan Nasomal Harapkan Ketua Mahkamah Agung Perkuat Kemitraan Pengadilan dengan Pers, Soroti Dugaan Insiden di PN Watansoppeng
Kompak dan Solid, Kapolres Simalungun Bersama Kajari Dukung Komitmen Penanganan Perkara Pidana Tanpa Transaksional
Kapolres Binjai Perkuat Sinergi dengan Lapas Kelas IIA Binjai, Dukung Pembinaan dan Keamanan Pemasyarakatan
Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian
Perjuangkan Kepastian Hak Tanah, Andar Amin Harahap Gencarkan Sosialisasi Program Strategis ATR/BPN
Diduga Ada Intervensi Oknum Brigjen, Polisi Dinilai Tak Berani Memeriksa Mamak Maling Terlapor Kasus Dugaan Penipuan dan Fitnah

Berita Terbaru

PEMATANG SIANTAR

PGI Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Cegah TPPO

Senin, 7 Sep 2026 - 18:33 WIB