15 Ribu Hotspot di Riau, Kapolri dan Kapolda Tekankan Pencegahan dan Jaga Air

JAKARTA POST 86

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:52 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat turun langsung ke Provinsi Riau, Rabu (8/7/2026).

Kedatangan orang nomor satu di Polri itu ke Lapangan Upacara SPN Polda Riau, Kabupaten Kampar, untuk mengecek kesiapsiagaan sekaligus menyerahkan bantuan peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan ini juga dihadiri pejabat utama Mabes Polri, Forkopimda Riau, kepala daerah, serta unsur TNI, BPBD, Basarnas, BMKG dan instansi terkait lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiba di lokasi, Kapolri didampingi Kapolda Riau menerima paparan dari BPBD Provinsi Riau mengenai kondisi terkini karhutla. Selanjutnya keduanya meninjau gelar kesiapan personel dan peralatan yang dipandu Karo Ops Polda Riau.

Dalam keterangannya, Kapolri mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam menjaga Riau dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi seluruh pihak. Inilah kekuatan kita bersama dalam menjaga Bumi Lancang Kuning dari potensi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kapolri.

Kapolri menyampaikan data terbaru. Saat ini terdeteksi sekitar 15 ribu hotspot di Riau. Setelah diverifikasi terdapat sekitar 329 titik api yang perlu penanganan dengan luas lahan terdampak diperkirakan 15 ribu hektare.

Ia mengingatkan, Riau memiliki dua periode rawan karhutla setiap tahun.

Kondisi ini diperkirakan semakin menantang karena adanya prediksi fenomena El Niño yang membuat cuaca lebih kering dalam beberapa bulan ke depan.

Untuk itu Kapolri meminta Satgas Karhutla meningkatkan kesiapsiagaan. Fokus utama adalah memastikan ketersediaan sumber air. Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih penting dibanding penanganan setelah api meluas.

Kapolri juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif. Warga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama saat cuaca kering.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah menyerahkan sejumlah bantuan peralatan kepada Polda Riau.

Bantuan tersebut meliputi sekitar 50 unit air breathing apparatus untuk melindungi personel dari asap, perangkat komunikasi untuk wilayah minim sinyal, kendaraan roda dua, alat berat, hingga peralatan pengeboran sumur guna memastikan sumber air saat pemadaman.

“Saya berharap seluruh peralatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai wujud kesiapan kita bersama dalam menjaga hutan dan lahan di Riau,” kata Kapolri.

Kapolri menegaskan, keberhasilan mencegah karhutla tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga pada kepedulian masyarakat untuk merawat lingkungan.

Usai kegiatan di SPN Polda Riau, Kapolri bersama Kapolda Riau dan rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke pabrik pupuk PT Bursatani Futura Andyta melalui jalur darat.

Sumber: Press Release Bidhumas Polda Riau Nomor: 281/VII/HUM.6.1.1/2026
Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!
Ketika Kreativitas Bertemu Kemerdekaan, Lapas Binjai Hadirkan Kreasi Tumpeng
Prof. Dr. Sutan Nasomal Harapkan Ketua Mahkamah Agung Perkuat Kemitraan Pengadilan dengan Pers, Soroti Dugaan Insiden di PN Watansoppeng
Kompak dan Solid, Kapolres Simalungun Bersama Kajari Dukung Komitmen Penanganan Perkara Pidana Tanpa Transaksional
Kapolres Binjai Perkuat Sinergi dengan Lapas Kelas IIA Binjai, Dukung Pembinaan dan Keamanan Pemasyarakatan
Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian
Perjuangkan Kepastian Hak Tanah, Andar Amin Harahap Gencarkan Sosialisasi Program Strategis ATR/BPN
Diduga Ada Intervensi Oknum Brigjen, Polisi Dinilai Tak Berani Memeriksa Mamak Maling Terlapor Kasus Dugaan Penipuan dan Fitnah

Berita Terbaru

PEMATANG SIANTAR

PGI Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Cegah TPPO

Senin, 7 Sep 2026 - 18:33 WIB