Belajar Sejarah Dunia, Membangun Identitas dan Kehormatan Bangsa

JAKARTA POST 86

- Redaksi

Senin, 20 Juli 2026 - 00:51 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Novita Sari Yahya

Mempelajari sejarah bangsa-bangsa di dunia bukan sekadar mengenal masa lalu, tetapi merupakan bagian dari memahami identitas, jati diri, dan kebanggaan sebagai sebuah bangsa.

Sejarah bangsa Anglo-Saxon dan bangsa Viking adalah contoh perjalanan peradaban besar dunia. Mereka membangun kerajaan, mengembangkan ilmu pengetahuan, memperluas pengaruh, serta meninggalkan warisan yang masih dipelajari hingga hari ini. Kemajuan mereka tidak hanya lahir dari kekuatan militer, tetapi juga dari kemampuan membangun organisasi, ilmu, budaya, dan visi masa depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indonesia juga memiliki sejarah besar. Nusantara pernah menjadi pusat peradaban dengan kerajaan-kerajaan besar seperti Sriwijaya dan Majapahit yang memiliki pengaruh luas di kawasan. Namun, perjalanan sejarah juga menunjukkan bahwa kekuatan besar dapat melemah ketika kehilangan persatuan dan kesadaran bersama.

Bangsa Belanda dengan jumlah penduduk yang jauh lebih kecil mampu menguasai wilayah Nusantara selama ratusan tahun melalui VOC hingga pemerintahan kolonial karena memiliki organisasi, teknologi, strategi, dan sistem kekuasaan yang kuat. Sementara itu, banyak kerajaan di Nusantara belum memiliki persatuan politik yang kokoh untuk menghadapi kekuatan kolonial.

Sumpah Palapa Gajah Mada menjadi simbol penting tentang cita-cita persatuan Nusantara. Ia bukan hanya sebuah sumpah pribadi, tetapi sebuah gagasan tentang kehormatan, persatuan, dan identitas kebangsaan.

Jika Indonesia ingin kembali menjadi bangsa be

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Kepala BNN dan Jajaran Di Apresiasi, Ringkus Gembong Narkoba Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:33 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Kapolri Berantas PETI dan Kejahatan Lingkungan di Sumbar, Dugaan Keterkaitan Kelangkaan Solar Diminta Diusut Tuntas

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:22 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah

Senin, 20 Juli 2026 - 17:58 WIB

Publik Sebut Pernyataan Hotman Paris Soal Kapolri Harus Izin Presiden untuk Menetapkan Tersangka Sangat Keliru, Jangan Menggiring Opini yang Menyesatkan Publik

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:14 WIB

Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:56 WIB

Fahd El Fouz Arafiq Pasang Badan untuk Bahlil: Siapa Pun yang Menyerang Ketum Golkar Akan Berhadapan dengan Ormas Golkar

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:24 WIB

Prof Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Jangan Kecewakan Rakyat “Bubarkan KPK Akibat Sakit Jiwa Parah”

Berita Terbaru